Diskusi ini diadakan dalam rangka advokasi mendorong keterlibatan kaum perempuan dalam pengambilan keputusan di tingkat desa. Hal ini diusahakan dengan cara pemberdayaaan kaum perempuan agar lebih aktif memberikan ide dan masukan dalam perencanaan pembangunan. Guna merealisasikan hal ini maka diperlukan kebijakan lokal dalam penggunaan anggaran khususnya ADD sehingga kebutuhan kaum perempuan juga menjadi prioritas yang diharapkan Pemerintah daerah membuat terobosan dalam penggunaan ADD dan APBD yang partisipatif dan Pro Poor dan Responsive gender.

Diskusi-publik-1Dialog-publik-2